Coral, Batu Permata Planet Mars

coral
Coral atau dalam bahasa Indonesia Koral adalah batu permata organik yang merupakan kerangka material kalsium karbonat, terbentuk dari binatang-binatang kecil yang hidup berkoloni di laut. Koral datang dalam berbagai warna: merah, rose, oranye, biru, putih dan hitam, dan yang paling dicari adalah warna merah mawar hingga merah. Koral merah, merah muda, dan putih sebagian besar merupakan kalsium karbonat, sedangkan koral hitam dan emas merupakan conchiolin.
Selain koral, sejumlah materi organik lainnya, termasuk amber, mutiara, gading, dan jet, dianggap sebagai batu permata.

Coral adalah batu permata untuk ulang tahun ke-35 tahun pernikahan, dan seringkali dihubungkan dengan zodiak Aries dan Scorpio, zodiak planet Mars.

Koral pada umumnya rapuh, sehingga harus dilindungi dari goresan dan pukulan tajam. Sebaiknya koral disimpan dalam kotak yang terpisah. Juga hindarkan dari perubahan suhu yang besar.

Dalam sejarahnya, berbagai bentuk koral digunakan pada perhiasan Indian untuk anting-anting, dimana bersama mutiara dan batu permata, muncul dalam komposisi bunga dengan warna yang berbeda kontras.

Koral sangat indah di cincin, kalung, dan liontin. Seringkali dikatakan dapat melindungi anak-anak, karenanya di banyak negara sering dijadikan sebagai hadiah untuk anak-anak. Koral seringkali dipalsukan dengan bahan plastik, kaca, porselin, dan tulang bernoda. Koral alami memiliki tekstur biji-bijian kayu khas yang dapat membantu mengidentifikasinya.

Sebagai penyembuhan, koral digunakan bagi orang yang bermasalah pada paru-paru dan pencernaan, berhubungan dengan peredaran darah ke jantung. Koral membantu memulihkan harmoni dalam peristiwa konflik emosional, bekerja terhadap kekurangan gizi, depresi dan kelesuan.

Sebagai kekuatan mistis, koral dikatakan untuk menyembuhkan kegilaan, memberikan kebijaksanaan, dan digunakan untuk membangun dasar emosional. Koral melindungi anak-anak, membantu aman melintasi sungai dan melalui prahara. Membangkitkan saraf kekuasaan, kecerdasan dan kegembiraan, dan pemberi kesehatan sejati. Perhatikan bahwa koral kehilangan kekuatannya saat patah.

Koral banyak ditemukan di pantai Afrika, Australia, Jepang, pantai Mediterania, Malaysia, dan Hindia Barat. Yang terbaik berasal dari Laut Tengah, terutama di lepas pantai Aljazair dan Tunisia. Sebuah pertumbuhan koral hitam, kemungkinan conchiolin yang mengeras pada pemaparan pada udara, telah ditemukan di pulau Hawaii.


Sumber: http://www.all-that-gifts.com/se/coral.html

Related Posts by Categories



1 comments:

Rumah Kucing said...

apa tanda batu koral asli atau bukan?

Post a Comment

Copyright © 2008 - Dunia Perhiasan - is proudly powered by Blogger